27 November 2017

5 Aplikasi Gratis Untuk Membuat Ebook Dengan Format EPUB Paling Keren

Semenjak toko ebook Google Playstore dapat diakses di Indonesia ebook berformat epub mulai disukai oleh rakyat Indonesia. Ditambah pula kemudahan cara membelinya yang dapat menggunakan pulsa operator dan Google Play Gift yang dapat dibeli di Indomaret.

Sayangnya toko ebook Google Playstore tidak membebaskan siapapun untuk dapat menerbitkan dan menjual ebook di sini, tidak seperti Amazon Kindle. Saat ini pendaftaran kemitraan dengan toko ini sedang ditutup. Kapan bukanya saya tidak tahu. namun, kita yang tertarik bergabung boleh jaga-jaga dengan mensubscribe email untuk mengetahui pembukaan berikutnya di sini.

Atau kita dapat bekerjasama dengan beberapa penerbit yang telah menjadi mitra toko ebook Google Playstore. Seperti AWC Books (Agung Webe Consulting), Venom Publisher, Ebooku.id, Guepedia, dst.

Penerbit mayor seperti Mizan, Gramedia, Elex, juga menjual buku-buku terbitan mereka di toko ini, namun, tentu saja, proses penerbitan tentu lebih panjang seperti biasa, namanya juga penerbit mayor.

Baca juga : 13 Pembaca Ebook Format File EPUB dan MOBi di Windows

5 Aplikasi EPUB Maker Terkeren


Nah, yang paling penting juga bagaimana sih membuat ebook berformat epub?

Caranya sangat mudah dan tidak mahal, hanya dengan menggunakan aplikasi gratis berikut ini :

1. Calibre 

Calibre adalah program khusus ebook super lengkap. Bagi pencinta ebook ini adalah aplikasi wajib instal dalam komputer.

Untuk membuat file ePUB dengan Calibre kita bisa melakukannya dengan dua metode yaitu :

a. Konversi file buku docx, doc, odt, rtf, dll ke file ePUB.

Buka Calibre -> Add Book -> Pilih file Ebook yang akan dikonversi -> Setelah Terindeks Di Browser Calibre Pilih file tadi -> Lalu Klik Convert.

b. Menggunakan tool Edit Ebook

Edit Ebook ini belum user friendly.

2. Sigil

Sigil adalah aplikasi multi-platform editor khusus untuk ebook ePub. Sangat Tangguh.

3. SoftMaker FreeOffice 2016

SoftMaker FreeOffice 2016 adalah software gratis alternatif Microsoft Office. Fitur Export to EPUB termasuk fitur baru yang tidak terdapat pada SoftMaker 2012 Standard Editon yang dapat kita unduh gratis di sini.

Saya kira aplikasi ini dapat menjadi pilihan utama untuk membentuk file EPUB karena kemudahannya sama dengan kemudahan menyimpan file PDF layaknya di Microsoft Word.

Dan satu lagi, SoftMaker juga punya versi Android, gratis dan juga mampu menyimpan dalam bentuk EPUB.

4. Free ePUB Maker

App ini berfungsi untuk menkonversi word ke epub, mobi, dan pdf. App ini berfungsi baik apabila telah wajib terinstall Microsoft Word 2017, 2010, dan 2013. Cara kerjanya mirip add-on. Jadi, setelah terinstal akan muncul tab baru Epub maker di Word. User-friendly sekali.

5. Google Docs

Google Docs adalah app online untuk pengolah kata dari raksasa Google. Alternatif Microsoft Office sangat mumpuni. Google Docs juga dapat menyimpan file dalam bentuk EPUB. Namun, harus online untuk menyimpan alias mendownload proyek tulisan kita baik itu file pdf, epub, atau word.

Mudah dan praktis juga.

Kesimpulan 

Itulah 5 aplikasi gratis terbaik yang memudahkan kita membuat file EPUB. Manakah yang sebaiknya kita pilih? Kita bisa coba satu per satu saja untuk melihat software mana yang terbaik output file epubnya dari satu draft tulisan kita.

Hasil filenya kita coba buka di beberapa ebook reader populer, seperti Google Playbook, Kindle, Moon+ Reader (Android), SumatraPDF, dll.

Dan lihat tampilannya seperti yang kita inginkan atau tidak. Jika sesuai mungkin itulah yang terbaik.

Mudahan pada artikel selanjutnya saya dapat membahas tutorial lengkap membuat ebook epub.

semoga bermanfaat. 


19 August 2017

Coursera - Mantap Punya

Coursera - Mantap Punya
Gara-gara lihat video di youtube, tentang buku yang wajib dibaca oleh pelajar, aku tertarik daftar di Coursera. Salah satu tempat belajar online yang didukung oleh universitas-universitas terbaik di dunia.

Coursera ini lebih mirip kuliah. Ada ujian, penilaian dan tugas-tugas yang wajib dikerjakan oleh para murid. Pengajarnya pun adalah dosen-dosen keren dari universitas pendukung.

Setiap mata pelajaran dapat kita akses tanpa membayar sepeser pun, kecuali yang bertanda spesialization.

Apa beda dengan Udemy?

Memilih course atau mata pelajaran di coursera lebih mudah dan tidak perlu mikir 'apakah course ini berkualitas atau tidak?'. Pasalnya pilihannya memang tidak sebanyak Udemy dan dijamin berkualitas.

Demikian.

07 August 2017

Asyik atau Miris? Bisa Nonton Film Indonesia Terbaru di Youtube

Nonton film versi bajakan itu gratis. Hanya butuh akses internet. Dan keahlian mencari situs penyedia film bajakan dengan kata kunci yang tepat di mesin pencari. Misalnya "nonton online film bla...bla...." atau pakai bahasa Inggris "watch online free movie bla... bla...". Atau dapat mencarinya di torrent.

Namun, bukan "bagaimana cara nonton atau download film" yang akan kita bahas di sini. Kita akan membahas Youtube. Sebagai layanan publikasi video gratis, Youtube adalah yang terbaik. Dalam kebijakan tentang hak cipta, Youtube sangat ketat. Sehingga sejauh yang saya tahu film-film hollywood terbaru sulit muncul 'bajakannya' di situs ini. Bahkan video secuil, jika ada pelanggaran hak cipta maka videonya dapat dihapus atau setidaknya akan ada iklannya.

Tidak demikian dengan film Indonesia. Sangat mudah sekali untuk upload bajakannya. Bahkan bisa dapat penonton jutaan.

Asyik atau miris? Anda pilih yang mana?

Jika pilih Asyik, begitulah memang asyik karena tidak perlu capek-capek ke bioskop untuk menonton film-film dari sutradara dan aktor terbaik bangsa. Modal akses internet saja dan menonton di Youtube, wow banget kan, bisa sambil multi-tasking nonton video lucu kucing.

Jika pilih miris, begitulah memang miris adanya. Sangat ironis, di sebuah situs yang memiliki kebijakan cukup ketat tentang hak cipta, kita bisa nonton film-film terbaru Indonesia, tanpa susah payah dan dengan kecepatan loading yang maksimal.

Ya begitulah nasib film-film karya Indonesia. Mudah didapat bajakannya di situs video paling laris di dunia.

06 August 2017

Udemy itu Keren

Ternyata, Udemy itu keren. Belajar online dimanapun, kapan pun, atau dalam keadaan apa pun semudah update status media sosial. Cocok bagi siapa pun yang punya hasrat mengembangkan keahlian yang sudah ada atau mempelajari keahlian baru. Jangan lupa jika Anda ahli dalam suatu bidang, Anda boleh menjadi instruktur atau guru yang menawarkan kursus.

Apa itu Udemy?

Udemy merupakan situs marketplace belajar-mengajar online. Belajar dengan waktu yang disesuaikan dengan keadaan kita.

Dapat beli kursus dengan menggunakan Google Play Balance

Ini yang paling penting. Kita dapat membeli kursus via google play balance di aplikasi Udemy versi Android. Kita dapat top-up balance dengan membeli Google Play Gift di Indomaret atau tempat lain. Dan berikut ini juga penting yaitu menunggu program potongan harga sehingga kursus-kursus berharga 200 dollar jadi hanya 10 dollar atau sekitar 130 ribu rupiah. Di saat inilah kita beli.

Sebelum beli perhatikan dulu review dan rating dari kursus yang hendak di-enroll. Lebih aman jika memilih kursus yang best-seller.

Cari Potongan harga hingga 100%

Jangan lupa untuk mem-bookmark situs-situs yang memberi info kode promo Udemy yang bisa mencapai 100%. Diantaranya sebagai berikut :

Demikian, sedikit tentang Udemy. Semoga bermanfaat. 

sumber gambar: affiliatebay.net

Yandex Browser - Terbaik untuk PC atau Komputer Lambat, Jadul bin Lemot

Browser adalah alat utama bagi dunia maya. Tanpa browser, secepat apapun akses internet, kita tidak akan mampu menikmati kehebatan internet. Manakah browser kesukaan Anda? Firefox, Microsoft Edge, Chrome, atau UC Browser dan masih banyak yang lain.

Browser makin modern dan makin berat. Terutama, bagi laptop atau PC yang jadul dan lambat alias loading lama jika digunakan multi-tasking. Ini sangat tidak menarik sekali.

Saya sendiri suka menggunakan firefox. Namun, karena laptop lemot ketika browsing dengan banyak tab dan juga membuka aplikasi pemutar musik, torrent, dan aplikasi office, perpindahan antar aplikasi sangat lama. Belum lagi kalau firefox macet gara-gara warning stop script atau shockwave. Menambah 'sinyal merah' di kepala. Sangat menjengkelkan.

Oleh karena itu, saya mencoba browser lain. Chrome sudah lama terinstal tapi saya tidak suka bahkan adalah aplikasi yang tidak wajib diinstal dan wajib di-uninstal jika sudah diinstal. Alasannya, saat menggunakan multi tab, Chrome tidak cepat dalam menampilkan halaman situs yang telah ter-load di tab yang agak lama saya tinggal. Misalnya, di tab 1 saya buka youtube dan tab 2 saya buka Blogspot, tab 3 saya buka Facebook. Dan saya beberapa menit di tab 2 blogspot, menulis. Ketika ingat untuk buka youtube, nah di sinilah yang tidak saya suka, karena tab 1 dengan situs youtube hanya putih saja, harus reload dulu. Karena hal inilah, Chrome bagi saya browser paling jelek di dunia.

K-Meloen - Cepat, Ringan, Namun Jadul

K-Meloen ini cepat dan ringan bisa diajak multitasking bersama aplikasi lain. K-Meloen pada dasarnya menggunakan engine yang sama dengan Firefox, namun masih versi yang lama. Sehingga ketika mengunjungi situs yang modern seperti Youtube atau Facebook selalu ada peringatan untuk memperbarui browser. Saya berharap ada rilis terbaru dari developernya.

Yandex Browser - Cepat, Ringan, dan Modern

Akhirnya saya mencoba Yandex Browser. Awalnya saya pikir browser ini akan lambat karena salah satu fitur dari browser buatan Rusia ini memiliki antivirus dan perlindungan transaksi online. Ditambah Yandex menggunakan engine yang sama dengan Chrome. Setelah terinstal, saya terkagum-kagum. Dan ini penjelajah yang saya gunakan saat ini, kira-kira sudah 2 minggu sampai tulisan ini terbit.

Karena bermesin sama dengan Chrome, kita tetap bisa menginstal ekstensi atau app Chrome di Webstore Chrome.

Demikian, jika Anda punya laptop atau PC yang lambat terutama saat menggunakan browser seperti Firefox atau Chrome. Maka coba Yandex Browser atau K-Meloen. Atau kalau Anda punya rekomendasi yang lebih mantap boleh kasih komentar di bawah.

Terima kasih.

16 July 2017

Tertarik Pakai Google Docs dan Sejauh ini Mantap

Tiba-tiba, aku tertarik menggunakan Google Docs. Aku menduga karena satu salah satu canel youtube yaitu ExplainingComputers yang beberapa videonya menampilkan penggunaan Google Docs untuk menguji performa dari hardware seperti single-board computer. Dan terakhir video tutorial yang presenternya menerangkan menggunakan Google Docs Slide.

Yah begitu saja.

Dan bagaimana rasanya setelah menulis sampai sepanjang ini? Hmm… aku mencoba memakai versi web tapi beberapa kali reload karena internet yang tidak stabil. Setelah mencoba versi Chrome App yang bisa diinstal lewat Chrome Store yang dalam penjelasan bahwa versi app Chrome ini dapat berjalan ketika offline, sepertinya memang seperti itu. Sejak membuka sampai menulis ‘kalimat ini’ belum ada pop up pesan reload. Berarti bahwa aplikasi office ini cukup menyenangkan untuk menulis catatan dan mungkin juga tugas-tugas yang lebih serius, sama halnya menggunakan Microsoft Word.

Nanti, aku akan mencoba mematikan akses internet apakah Docs ini masih dapat digunakan atau tidak?

Google Docs Tampilan

Menarik juga. Google Docs memiliki pilihan menyimpan file (dalam G Docs disebut download as) dalam bentuk EPUB. Tentu, dalam hal ini kita harus online dulu untuk melakukannya. Epub jelas sebagai format ebook pilihan zaman kini.

Sejauh ini mantaplah Google Docs.

27 March 2017

Teclast X80HD - Tablet Dual OS Android dan Windows 10 yang Mantap Banget

Teclast X80HD - Tablet Dual OS Android dan Windows 10 yang Mantap Banget

Hampir 6 bulan saya punya tablet Teclast X80HD. Saya membelinya secara online di Jakmall alias (dulunya) JakartaNotebook, dengan harga yang terbilang murah dibanding toko online lain. Ada Windows 10, terutama, yang menyebabkan diriku beli ini. Dengan USB OTG, aku bisa menggunakan tablet ini sebagai komputer, menggunakan mouse dan keyboard. Tapi sayang sekali usb OTGnya bermasalah ketika aku mencobanya untuk membaca hardisk. Mungkin karena powernya tidak cukup kuat sehingga fungsi otg rusak, untung fungsi charging dan transfer data usb tidak ikutan jebol. Hmmm... mengawali kesan dengan yang jelek tidak bagus sebetulnya, jadi mari kita lupakan sejenak, kita lanjut pada yang bagusnya.

Spesifikasi Teclast X80HD
- Dual OS Windows 10 dan Android Kitkat
- Ram 2gb
- Intel Quadcore Z8375 1,8ghz
- memory storage 32 gb

Bagaimana performa dari tablet asal China ini? Sangat memuaskan. Pada OS Android, Tes antutu mampu mencapai skor 45000 ke atas. Game Dead Trigger 2 dan mobile legends lancar.

Menjadi kendala terbesar dari tablet ini adalah panas. Panas berlebih (bisa mencapai 80 derajat) menyebabkan tablet ngeheng dan harus di restart paksa, sering terjadi pada saat bermain game. Tidak menyenangkan sekali.

Kendala lainnya adalah tablet ini kadang-kadang tidak bisa dinyalakan. Meski baterai full saat pengisian pada posisi tablet mati, saat dinyalakan tablet tidak nyala-nyala. Pertama kali terjadi, sungguh mengagetkan. Wah apa rusak ya? Ternyata tidak. Tabletnya baru nyala setelah hampir 12 jam didiamkan bahkan pernah sampai 1 hari.

Sehingga bagi saya cukup ngeri apabila saya men-shut down tablet ini, takut harus menunggu 12 jam lebih untuk bisa menggunakannya lagi.

Jadi, meski kendala panas yang super, saya sangat puas dengan tablet ini.


15 March 2017

Game Android Bagus yang Patut Anda Mainkan Tahun 2017

Game Android Bagus yang Patut Anda Mainkan Tahun 2017

Kalau Anda mencari-cari game Android yang bagus dan terbaik, berikut daftar yang mungkin menarik untuk Anda install. Rata-rata permainan dalam daftar ini bergenre role-playing / RPG yang biasanya mengoleksi hero, senjata, dan pakaian serta meningkatkan kemampuan hero atau karakter. Anda tidak akan menyesal memainkannya.

1. Clash of Clans
2. Titan Brawl
3. Endless Frontier
4. Warspear Online
5. Rucoy Online
6. Crashland
7. RetroArch - emulator SNES, dll


Terima kasih


08 March 2017

iPusnas - Aplikasi Perpustakaan Buku Digital yang Wajib Diinstal Di Gawai Anda

iPusnas - Aplikasi Perpustakaan Buku Digital yang Wajib Diinstal Di Gawai Anda

Mungkin Anda pernah pergi ke Gramedia, sekedar untuk berwisata atau membaca gratis buku-buku yang penutup plastiknya terbuka, atau memborong berbagai judul buku yang Anda butuhkan.

Sekarang, Anda dapat mempertimbangkan untuk menggunakan aplikasi peminjaman ebook gratis, namanya iPusnas.

Gratis. Tanpa iuran. Bisa pinjam buku tiga buku sehari yang masing-masing aktif selama 3 hari. Dan kita bisa meminjam maksimal 10 ebook.

Banyak sekali buku bagus baik fiksi atau non-fiksi. Kebanyakan dari penerbit Gramedia, Elex, dan Mizan.

Pokoknya sangat direkomendasikan sekali aplikasi ini.

Satu pertanyaan mengganjal yaitu bagaimanakah hubungan developer iPusnas dengan penerbit dan juga tentu saja penulisnya, terkait hak cipta?


18 February 2017

BlogAway - App Android untuk Blogger

BlogAway - App Android untuk Blogger

App BlogAway merupakan app yang berfungsi sama dengan app Blogger yaitu untuk update artikel di Blogspot. Apa yang membedakannya dengan app resmi dari Google?

Berbeda dalam hal cara membuat postingan yang menggunakan Section atau Bagian. Sehingga kita dapat menempatkan foto, video, dan teks sesuai dengan selera dan karena itu kita dapat mengupload foto yang lebih banyak. Hal ini tidak mungkin bisa di app resmi Google.

BlogAway punya dua versi yaitu versi gratis dengan iklan dan versi berbayar tanpa iklan.

Mana yang Anda gunakan?