27 March 2017

Teclast X80HD - Tablet Dual OS Android dan Windows 10 yang Mantap Banget

Teclast X80HD - Tablet Dual OS Android dan Windows 10 yang Mantap Banget

Hampir 6 bulan saya punya tablet Teclast X80HD. Saya membelinya secara online di Jakmall alias (dulunya) JakartaNotebook, dengan harga yang terbilang murah dibanding toko online lain. Ada Windows 10, terutama, yang menyebabkan diriku beli ini. Dengan USB OTG, aku bisa menggunakan tablet ini sebagai komputer, menggunakan mouse dan keyboard. Tapi sayang sekali usb OTGnya bermasalah ketika aku mencobanya untuk membaca hardisk. Mungkin karena powernya tidak cukup kuat sehingga fungsi otg rusak, untung fungsi charging dan transfer data usb tidak ikutan jebol. Hmmm... mengawali kesan dengan yang jelek tidak bagus sebetulnya, jadi mari kita lupakan sejenak, kita lanjut pada yang bagusnya.

Spesifikasi Teclast X80HD
- Dual OS Windows 10 dan Android Kitkat
- Ram 2gb
- Intel Quadcore Z8375 1,8ghz
- memory storage 32 gb

Bagaimana performa dari tablet asal China ini? Sangat memuaskan. Pada OS Android, Tes antutu mampu mencapai skor 45000 ke atas. Game Dead Trigger 2 dan mobile legends lancar.

Menjadi kendala terbesar dari tablet ini adalah panas. Panas berlebih (bisa mencapai 80 derajat) menyebabkan tablet ngeheng dan harus di restart paksa, sering terjadi pada saat bermain game. Tidak menyenangkan sekali.

Kendala lainnya adalah tablet ini kadang-kadang tidak bisa dinyalakan. Meski baterai full saat pengisian pada posisi tablet mati, saat dinyalakan tablet tidak nyala-nyala. Pertama kali terjadi, sungguh mengagetkan. Wah apa rusak ya? Ternyata tidak. Tabletnya baru nyala setelah hampir 12 jam didiamkan bahkan pernah sampai 1 hari.

Sehingga bagi saya cukup ngeri apabila saya men-shut down tablet ini, takut harus menunggu 12 jam lebih untuk bisa menggunakannya lagi.

Jadi, meski kendala panas yang super, saya sangat puas dengan tablet ini.


08 March 2017

iPusnas - Aplikasi Perpustakaan Buku Digital yang Wajib Diinstal Di Gawai Anda

iPusnas - Aplikasi Perpustakaan Buku Digital yang Wajib Diinstal Di Gawai Anda

Mungkin Anda pernah pergi ke Gramedia, sekedar untuk berwisata atau membaca gratis buku-buku yang penutup plastiknya terbuka, atau memborong berbagai judul buku yang Anda butuhkan.

Sekarang, Anda dapat mempertimbangkan untuk menggunakan aplikasi peminjaman ebook gratis, namanya iPusnas.

Gratis. Tanpa iuran. Bisa pinjam buku tiga buku sehari yang masing-masing aktif selama 3 hari. Dan kita bisa meminjam maksimal 10 ebook.

Banyak sekali buku bagus baik fiksi atau non-fiksi. Kebanyakan dari penerbit Gramedia, Elex, dan Mizan.

Pokoknya sangat direkomendasikan sekali aplikasi ini.

Satu pertanyaan mengganjal yaitu bagaimanakah hubungan developer iPusnas dengan penerbit dan juga tentu saja penulisnya, terkait hak cipta?


18 February 2017

BlogAway - App Android untuk Blogger

BlogAway - App Android untuk Blogger

App BlogAway merupakan app yang berfungsi sama dengan app Blogger yaitu untuk update artikel di Blogspot. Apa yang membedakannya dengan app resmi dari Google?

Berbeda dalam hal cara membuat postingan yang menggunakan Section atau Bagian. Sehingga kita dapat menempatkan foto, video, dan teks sesuai dengan selera dan karena itu kita dapat mengupload foto yang lebih banyak. Hal ini tidak mungkin bisa di app resmi Google.

BlogAway punya dua versi yaitu versi gratis dengan iklan dan versi berbayar tanpa iklan.

Mana yang Anda gunakan?


13 February 2017

Dua Tipe Aplikasi Pembaca Ebook di Android

Dua Tipe Aplikasi Pembaca Ebook di Android

Membaca ebook di gawai Android sangat menyenangkan karena bisa sambil berbaring. Lantas bagaimanakah membaca file ebook dengan format seperti PDF, EPUB, dan MOBI di OS buatan Google itu? Jika di Windows ada 13 yang yang keren yang pernah dibahas di sini. Di Android lebih banyak lagi. Ketik aja di fitur pencarian google play store misalnya 'epub reader', kita akan menemukan daftar app pembaca ebook yang panjang tiada akhir. Mana yang sebaiknya kita pilih?

Ada dua tipe app ebook reader di Android, pertama, ebook reader sebagai pendukung utama toko ebook online, diantaranya Google Playbook, Kindle, Scribd, dll. Kita harus membuat akun di sana mendownload ebook berharga gratis atau yang berbayar, dan jangan lupa kita dapat menjual ebook karya sendiri. Tipe ini dapat membaca ebook yang sudah kita punyai yang tersimpan di sdcard atau baru saja mendownload dari browser, tapi untuk itu lebih enak memakai app tipe kedua.

Dan tipe kedua adalah app ebook reader biasa. Yang ini contohnya Ai Reader, MoonReader, EbookDroid, FBReader, dll.

App Blogger di Android

App Blogger di Android

Bagi pengguna Android, Google juga memberikan aplikasi untuk para blogger yang ngeblog di Blogspot.com. Sederhana, minim fitur, tapi powerful jika kita hanya ingin menerbitkan artikel yang terdiri dari satu gambar, huruf tebal, huruf miring dan link.

Saya sendiri sangat suka memakainya. Lumayan buat melegakan pikiran, menenangkan perasaan. Menuliskan posting minim kata dan menerbitkannya. Freewriting.

Saya tidak tahu, mengapa Google tidak mengupdate aplikasi Blogger ini dan menambah fitur-fitur baru, setidaknya seperti fitur menulis dalam mode html atau Markdown, quote, auto-save, dan youtube.

App ini cukup asyik untuk membuat artikel dari ide yang mendadak muncul di tengah-tengah jauh dari laptop atau PC karena kita bisa menyimpannya sebagai draft dan nanti sewaktu di PC baru dilakukan edit tampilan atau kata-kata yang lebih keren.

Aplikasi ini bisa digunakan ketika offline.

04 November 2015

PC Link ASUS Keren

PC Link ASUS Keren

Baru kali ini aku menggunakan dengan serius aplikasi bawaan dari Asus Zenfone yang bernama PC Link.

Aplikasi ini sangat keren. Aku jadi lebih mudah membuka gawai Asus Zenfone 5 saat sedang sibuk dengan komputer tanpa memegang gawai itu sendiri.

Aku bisa membuka aplikasi dan game yang terinstal dan menampilkannya dalam layar lebar. hahaha... 

Kerenlah.


23 September 2015

Android itu Keren

Android itu Keren

Dulu waktu awal heboh ponsel Android, saya termasuk orang yang tak begitu berminat dan tidak ikut-ikutan ingin membeli. Ukuran gawainya yang besar membuatku merasa ngeri. Mungkin juga saya termasuk orang yang tak mudah terpengaruh tren yang lagi tren.

Itu dulu. Sekarang saya pengagum Android. OS ini sungguh sangat handal. Saya dapat melakukan apa saja yang biasanya hanya dapat dikerjakan di komputer.

Saya dapat mencatat sesuatu yang menarik dengan cepat. Jika punya pen stylus, itu lebih keren. Game pun sangat banyak dan tidak kalah menarik.

Ah.. Kenapa nggak sejak dulu ya beli gawai Android?